Checklist Kesiapan Sertifikasi Halal untuk Produk Kosmetik 2026

W
Winiu Editorial Team
18 Jun 2026 · 7 mnt baca
Checklist Kesiapan Sertifikasi Halal untuk Produk Kosmetik 2026

BPJPH menyampaikan bahwa kosmetik termasuk kategori produk yang memasuki kewajiban sertifikasi halal mulai 18 Oktober 2026 sesuai ketentuan yang berlaku. Bagi brand, persiapan tidak sebaiknya dimulai dari formulir pengajuan, melainkan dari ketertelusuran bahan dan proses sejak produk masih dikembangkan.

Enam area kesiapan yang perlu diaudit

  1. Data pelaku usaha: Pastikan identitas usaha, NIB, penanggung jawab, lokasi, dan ruang lingkup kegiatan konsisten.
  2. Daftar bahan: Susun semua bahan baku, bahan tambahan, bahan penolong, supplier, produsen, serta dokumen pendukungnya.
  3. Ketertelusuran supplier: Jaga agar nama bahan, kode, produsen, dan dokumen tidak terputus ketika supplier atau spesifikasi berubah.
  4. Proses produk halal: Petakan penerimaan, penyimpanan, penimbangan, produksi, pencucian, pengemasan, dan distribusi.
  5. Fasilitas dan pemisahan: Periksa penggunaan bersama, potensi kontaminasi, alur material, serta prosedur kebersihan yang relevan.
  6. Sistem dan personel: Tetapkan penyelia, tanggung jawab, prosedur, pencatatan, pelatihan, audit, dan tindakan perbaikan.

Kesalahan yang sering memperlambat persiapan

Masalah umum muncul ketika nama bahan di formula berbeda dengan invoice dan dokumen supplier, dokumen sudah kedaluwarsa, perubahan bahan tidak tercatat, atau data produk tidak sama dengan label. Buat satu master data dan proses persetujuan perubahan agar informasi tetap sinkron.

Mulai dari produk prioritas

Jika portofolio besar, kelompokkan produk berdasarkan formula, fasilitas, supplier, dan kesiapan dokumen. Prioritaskan produk dengan volume atau nilai strategis terbesar, sambil menutup kesenjangan dokumen pada produk lain secara bertahap.

Pendampingan Halal bersama Winiu

Winiu membantu audit kebutuhan, penyusunan daftar dokumen, koordinasi dengan pabrik dan supplier, pemeriksaan formula serta label, dan monitoring proses pengajuan. Detail persyaratan tetap perlu disesuaikan dengan kategori, skala usaha, asal produk, dan ketentuan terbaru.

Audit Kesiapan Halal Produk